ANTIRETROVIRAL DAN CHEMOTERAPY PADA KEHAMILAN DAN MENYUSUI

ANTIRETROVIRAL DAN CHEMOTERAPY PADA KEHAMILAN DAN MENYUSUI

  1. ACYCLOVIR
  • Indikasi: pemeberian acyclovir pada wanita hamil untuk pengobatan atau pencegahan  herpes simplex virus, varisella pneumonia.
  • Resiko kehamilan: B, karena penelitian pada hewan uji tidak signifikan menimbulkan teratogenik.
  • Menyusui: disekresi pada susu/digunakan dengan peringatan.
  • Do: 200 mg tiap 4 jam, atau 5 kali sehari selama 10 hari.
  • Do iv: 5-10 mg/KG infus setiap 8 jam selama 7 hari.
  1. AMANTADINE
  • Resiko faktor: C PADA HEWAN UJI JUMLAH TERBATAS ADA KECURIGAAN EFEK TERATOGENI TAPI REVERSIBEL
  • Indikasi: agen aniviral yang digunakan untuk pencegahan dan terapi simptomatis pada infeksi saluran pernafasan influenza A,
  • Laktasi: diekskresikan melalui air susu /tidak direkomendasi
  • Penggunaan amantadine relativ kontraindikasi pada ibu hamil karena penggunaan obat lain lebih baik.
  1. DELAVIRIDINE
  • Kehamilan: resiko faktor C
  • Laktasi: kontraindikasi
  1. DELAVIRDINA
  • Kehamilan:  faktor B
  • Laktasi: kontraindikasi
  1. DIDANOSINE
  • Kehamilan : faktor B

Pada wanita hamil dapat meningkatkan resiko asidosis laktat dan kerusakan liver. Enzim hepatik dan elektrolit harus di monitor secara continue selama trimester ke 3. Penggunaan selama kehamilan pada ibu yang outweight dan mempunyai potensi resiko komplikasi ini  hanya jika potensi manfaatnya lebih besar.

  • Laktasi : kontraindikasi
  1. FAMCYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor B
  • Penggunaan famcyclovir hanya jika manfaat pada pasien secara jelas melebihi potensial resiko pada fetus.
  1. GANCYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Laktasi : kontraindikasi
  • Indikasi dan rekomendasi

Kontaraindikasi pada kehamilan. Digunakan pada pengobatan cytomegalovirus (CMV) retinitis. Obat ini diketahui dapat masuk ke dalam plasenta karena dapat mneyebabkan toksisitas sehingga tidak di indikasikan selama kehamilan.

  1. IDOXURIDINE
  • Indikasi dan rekomendasi : relatif dikontraindikasikan selama kehamilan karena modalitas teraupetik lain lebih baik. Preparat ini digunakan secara topikal untuk mata pada pengobatan Herves Simplex keratitis.
  1. INDINAVIR
  • Kehamilan : Level plasma indinavir 74% lebih rendah pada 30-32 minggu kehamilan ketika di bandingkan dengan wanita dengan usia kehamilan 12-28 minggu. Level plasma tidak dapat diukur pada beberapa pasien 8 jam setelah dosis diberikan.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. LAMIFUDIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Pengaruh pada kehamilan : Lamivudin dapat masuk ke dalam pleasenta.
  • Farmakokinetik lamivudin selama kehamilan tidak d ubah secara signifikan dan penyesuain dosis tidak diperlukan.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. NEVIRAPIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Nevirapin dapat menembus plasenta. Farmakokinetik tidak berubah selama kehamilan dan penyesuain dosis tidak diperlukan.
  • Laktasi : kontaindikasi karena diekskresikan lewat air susu.
  1. RIBAVIRIN
  • Indikasi dan rekomendasi : kontraindikasi pada wanita hamil.
  • Ribavirin telah ditemukan teratogenik dan secara signifikan embriosidal.
  1. RITONAFIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Pengaruh pada kehamilan :  tiap penelitian menunjukkan level plasma yang rendah selama kehamilan dibandingka setelah melahirkan. Jika dibutuhkan selama kehamilan digunakan dengan kombinasi PI (protease inhibitor) untuk meningkatkan level PI yang kedua.
  • Dosis : 600mg 2 kali sehari
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. SAQUINAVIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Saquinavir kapsul soft gelatin menentukan level yang memadai jika digunakan pada dosis normal selama kehamilan
  • Data farmakokinetik tidak tersedia.
  • The perinatal HIV Guidelines Working Group menyarankan saquinavir dan ritonavir merupakan kombinasi yang baik digunakan selama kehamilan dan protease inhibitor yang merupakan kombinasi yang dapat meningkatkan resiko hiperglikemi. Level glukosa harus di monitor.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. STAVUDINE
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. VALACYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / penggunaan hati-hati
  • Pengaruh pada kehamilan : Teratogenitas yang telah terdaftar menunjukkan tidak ada peningkatan kecepatan kecacatan kelahiran dibandingkan populasi umum, tetapi kejadian ny kecil dan digunakan selama kehamilan hanya dijamin jika potensial benefit nya lebih besar.
  1. ZALCITABINE
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Zalcitabine dapat menembus plasenta. Uji pada hewan ditunjukkan adanya teratogenik. Asidosis laktat atau steatosis hepatik sindrom telah di laporkan pada wanita hamil yang menerima analog nukleosida. Zalcitabine dapat meningkatkan resiko asidosis laktat dan kerusakan liver. Enzim hepatik dan elektrolit harus dimonitor selama trimesterketiga pada wanita yang menerima analog nukleosida.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / penggunaan hati-hati
  1. ZIDOVUDIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Zidovudin dapat menembus plasenta, mengurangi transmisi HIV fetal – malternal 70& dan harus dipertimbangkan pada antenatal dan intrapartum.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / tidak direkomendasikan

ANTINOEPLASTIK

  1. Cysplatin

Faktor resiko : D

Pada kehamilan : studi pada hewan terbukti teratogen dan embri toksisitas

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Carboplatin

Faktor resiko : D

Pada kehamilan : studi pada hewan terbukti teratogen dan embri toksisitas

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Bleomycin

Kehamilan : Faktor resiko D

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu/ tidak direkomendasikan

  1. Altretamin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Busulfan

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Siklofosfamid

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Citosyn Arabinosin

Kehamilan :

Laktasi :

  1. Dactinomycin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi: kontraindikasi

  1. Daunorubicyn

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : tidak direkomendasikan

  1. Doxorubicin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Etoposide

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi: Dikskresikan melalui air susu

  1. 5-Fluorouracil

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Hexametilmelamin

Kehamilan :

Laktasi :

  1. Ifosfamid

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Metotrexat

Kehamilan : faktor resiko X

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Mitomycin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Mitoxantron

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Paclitaxel

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Vinblastin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Vinkristin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Topotecan

Kehamilan : faktor resiko D

Lakasi : kontraindikasi

  1. Prokarbazin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Melphalan

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. 6-Merkatopurin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Docitaxel

Faktor resiko : D

Laktasi : kontraindikasi

ANTIRETROVIRAL DAN CHEMOTERAPY PADA KEHAMILAN DAN MENYUSUI

  1. ACYCLOVIR
  • Indikasi: pemeberian acyclovir pada wanita hamil untuk pengobatan atau pencegahan  herpes simplex virus, varisella pneumonia.
  • Resiko kehamilan: B, karena penelitian pada hewan uji tidak signifikan menimbulkan teratogenik.
  • Menyusui: disekresi pada susu/digunakan dengan peringatan.
  • Do: 200 mg tiap 4 jam, atau 5 kali sehari selama 10 hari.
  • Do iv: 5-10 mg/KG infus setiap 8 jam selama 7 hari.
  1. AMANTADINE
  • Resiko faktor: C PADA HEWAN UJI JUMLAH TERBATAS ADA KECURIGAAN EFEK TERATOGENI TAPI REVERSIBEL
  • Indikasi: agen aniviral yang digunakan untuk pencegahan dan terapi simptomatis pada infeksi saluran pernafasan influenza A,
  • Laktasi: diekskresikan melalui air susu /tidak direkomendasi
  • Penggunaan amantadine relativ kontraindikasi pada ibu hamil karena penggunaan obat lain lebih baik.
  1. DELAVIRIDINE
  • Kehamilan: resiko faktor C
  • Laktasi: kontraindikasi
  1. DELAVIRDINA
  • Kehamilan:  faktor B
  • Laktasi: kontraindikasi
  1. DIDANOSINE
  • Kehamilan : faktor B

Pada wanita hamil dapat meningkatkan resiko asidosis laktat dan kerusakan liver. Enzim hepatik dan elektrolit harus di monitor secara continue selama trimester ke 3. Penggunaan selama kehamilan pada ibu yang outweight dan mempunyai potensi resiko komplikasi ini  hanya jika potensi manfaatnya lebih besar.

  • Laktasi : kontraindikasi
  1. FAMCYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor B
  • Penggunaan famcyclovir hanya jika manfaat pada pasien secara jelas melebihi potensial resiko pada fetus.
  1. GANCYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Laktasi : kontraindikasi
  • Indikasi dan rekomendasi

Kontaraindikasi pada kehamilan. Digunakan pada pengobatan cytomegalovirus (CMV) retinitis. Obat ini diketahui dapat masuk ke dalam plasenta karena dapat mneyebabkan toksisitas sehingga tidak di indikasikan selama kehamilan.

  1. IDOXURIDINE
  • Indikasi dan rekomendasi : relatif dikontraindikasikan selama kehamilan karena modalitas teraupetik lain lebih baik. Preparat ini digunakan secara topikal untuk mata pada pengobatan Herves Simplex keratitis.
  1. INDINAVIR
  • Kehamilan : Level plasma indinavir 74% lebih rendah pada 30-32 minggu kehamilan ketika di bandingkan dengan wanita dengan usia kehamilan 12-28 minggu. Level plasma tidak dapat diukur pada beberapa pasien 8 jam setelah dosis diberikan.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. LAMIFUDIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Pengaruh pada kehamilan : Lamivudin dapat masuk ke dalam pleasenta.
  • Farmakokinetik lamivudin selama kehamilan tidak d ubah secara signifikan dan penyesuain dosis tidak diperlukan.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. NEVIRAPIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Nevirapin dapat menembus plasenta. Farmakokinetik tidak berubah selama kehamilan dan penyesuain dosis tidak diperlukan.
  • Laktasi : kontaindikasi karena diekskresikan lewat air susu.
  1. RIBAVIRIN
  • Indikasi dan rekomendasi : kontraindikasi pada wanita hamil.
  • Ribavirin telah ditemukan teratogenik dan secara signifikan embriosidal.
  1. RITONAFIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Pengaruh pada kehamilan :  tiap penelitian menunjukkan level plasma yang rendah selama kehamilan dibandingka setelah melahirkan. Jika dibutuhkan selama kehamilan digunakan dengan kombinasi PI (protease inhibitor) untuk meningkatkan level PI yang kedua.
  • Dosis : 600mg 2 kali sehari
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. SAQUINAVIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Saquinavir kapsul soft gelatin menentukan level yang memadai jika digunakan pada dosis normal selama kehamilan
  • Data farmakokinetik tidak tersedia.
  • The perinatal HIV Guidelines Working Group menyarankan saquinavir dan ritonavir merupakan kombinasi yang baik digunakan selama kehamilan dan protease inhibitor yang merupakan kombinasi yang dapat meningkatkan resiko hiperglikemi. Level glukosa harus di monitor.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. STAVUDINE
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / kontraindikasi
  1. VALACYCLOVIR
  • Kehamilan : faktor resiko B
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / penggunaan hati-hati
  • Pengaruh pada kehamilan : Teratogenitas yang telah terdaftar menunjukkan tidak ada peningkatan kecepatan kecacatan kelahiran dibandingkan populasi umum, tetapi kejadian ny kecil dan digunakan selama kehamilan hanya dijamin jika potensial benefit nya lebih besar.
  1. ZALCITABINE
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Zalcitabine dapat menembus plasenta. Uji pada hewan ditunjukkan adanya teratogenik. Asidosis laktat atau steatosis hepatik sindrom telah di laporkan pada wanita hamil yang menerima analog nukleosida. Zalcitabine dapat meningkatkan resiko asidosis laktat dan kerusakan liver. Enzim hepatik dan elektrolit harus dimonitor selama trimesterketiga pada wanita yang menerima analog nukleosida.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / penggunaan hati-hati
  1. ZIDOVUDIN
  • Kehamilan : faktor resiko C
  • Zidovudin dapat menembus plasenta, mengurangi transmisi HIV fetal – malternal 70& dan harus dipertimbangkan pada antenatal dan intrapartum.
  • Laktasi : ekskresi melalui air susu / tidak direkomendasikan

ANTINOEPLASTIK

  1. Cysplatin

Faktor resiko : D

Pada kehamilan : studi pada hewan terbukti teratogen dan embri toksisitas

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Carboplatin

Faktor resiko : D

Pada kehamilan : studi pada hewan terbukti teratogen dan embri toksisitas

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Bleomycin

Kehamilan : Faktor resiko D

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu/ tidak direkomendasikan

  1. Altretamin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : Diekskresikan melalui air susu

  1. Busulfan

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Siklofosfamid

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Citosyn Arabinosin

Kehamilan :

Laktasi :

  1. Dactinomycin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi: kontraindikasi

  1. Daunorubicyn

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : tidak direkomendasikan

  1. Doxorubicin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Etoposide

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi: Dikskresikan melalui air susu

  1. 5-Fluorouracil

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Hexametilmelamin

Kehamilan :

Laktasi :

  1. Ifosfamid

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Metotrexat

Kehamilan : faktor resiko X

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Mitomycin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Mitoxantron

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Paclitaxel

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/kontraindikasi

  1. Vinblastin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Vinkristin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Topotecan

Kehamilan : faktor resiko D

Lakasi : kontraindikasi

  1. Prokarbazin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. Melphalan

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : diekskresikan melalui air susu/tidak direkomendasikan

  1. 6-Merkatopurin

Kehamilan : faktor resiko D

Laktasi : kontraindikasi

  1. Docitaxel

Faktor resiko : D

Laktasi : kontraindikasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: